Pembatal-Pembatal Keislaman (Syahadatain) Part 1

Pada kesempatan kali ini saya akan coba mengulas beberapa materi yang pernah saya dapatkan dalam Tarbiyah, yaitu mengenai pembatal-pembatal keislaman seseorang, dimana jika orang melakukan salah satu dari pembatal tersebut, maka batallah Islam orang tersebut.
1.    Syirik Kepada Allah
Allah subhanahu wata’ala berfirman dalam surah Al-Maidah ayat 72 yang artinya:
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang brekata;”Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata; “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu, sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surge, dan tempatnya ialah neraka tidaklah ada bagi orang-orang yang dzalim itu seorang penolong pun.”
Mengapa Syirik dikatakan dosa yang paling besar?. Karena:

a.    Merupakan penyerupaan makhluk terhadap penciptanya dan hak-hak khusus uluhiyah dengan kata lain merupakan kedzaliman yang sangat besar.
Firman Allah dalam surah Luqman : 13
“Dan (ingatlah) ketika Luqan berkata kepada anaknya, diwaktu ia member pelajaran kepadanya;”Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah kedzaliman yang sangat besar.”
b.    Allah mengabarkan dalam kitab-Nya bahwasanya ia tidak akan mengampuni dosa syirik bila pelakunya tidak bertobat. Firman Allah dalam Surah An-Nisa ayat 48
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”
c.    Allah telah mengabarkan dalam kitab-Nya bahwa Dia telah menharamkan surga bagi orang musyrik dan masuk neraka serta kekal didalamnya.
d.    Syirik akan menghapuskan seluruh amal perbuatan mereka.
“Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.”.(QS.Al-An’am:88)
e.    Sesungguhnya orang musyrik telah halal darah dan hartanya.
f.    Syirik adalah dosa yang paling besar
g.    Syirik merupakan penelaan dan pengurangan terhadap Allah yakni mengurangi kesempurnaan Allah.
Macam-Macam Syirik
•    Syirik Akbar (Besar)
•    Syirik Asghor (kecil)
-    Syirik Akbar, yaitu pelakunya telah keluar dari Islam dan masuk neraka serta kekal didalamnya, jika ia mati dalam keadaan belum bertobat. Misalnya, Takut kepada orang mati, jin, syetan, berdo’a kepada selain Allah, mengeramatkan kuburan dan masih banyak lagi.

Macam-Macam syirik besar.
a.    Syirik dalam berdo’a
“Maka apabila mereka naik kapal mereka berdo’a kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan Allah.”(QS.Al-Ankabut:65)
Dan inilah keadaan orang-orang jahiliyah pada zaman dahulu. Namun kesyirikan saat ini lebih besar daripada kesyirikan zaman jahiliyah. Karena orang-orang pada zaman Jahiliyah menyembah kepada Allah ketika dalam kesempitan dan pada saat kelapangan mereka lalai kepada Allah. Sedangkan orang-orang saat ini dalam keadaan senang / susah mereka tetap kafir kepada Allah.
b.    Syirik dalam berniat, keinginan dan tujuan
“Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia (saja) dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka didunia dengan sempurna dan mereka tidak akan dirugikan.” Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di Akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah apa yang telah mereka usahakan didunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.”(QS. Huud : 15-16)
c.    Syirik dalam kecintaan
“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amal sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat dzalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat) bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya”
    Bentuk-bentuk syirik besar:
a.    Menyembelih untuk selain Allah
“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.”(QS.Al-Kautsar:2)
“Katakanlah: "Sesungguhnya salat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.”(QS.Al-An’am:167)
b.    Bernadzar untuk selain Allah
“Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.”(QS. Al-Insan : 7)
“Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Orang-orang yang berbuat lalim tidak ada seorang penolong pun baginya.”(QS.Al-Baqarah: 270)
c.    Meminta perlindungan dan bantuan selain kepada Allah.
•    Syirik Asghar (kecil)
Pelaku syirik ini dibawah kehendak Allah subhanahu wata’ala. Merupakan dosa, karena dapat menghapuska pahala ketika beramal.
    Perbedaan Syirik Besar dan Syirik Kecil
1.    Syirik besar mengeluarkan pelakunya dari Islam sedangkan syirik kecil tidak mengeluarkan pelakunya dari Islam.
2.    Syirik besar pelakunya kekal didalam neraka,sedangkan syirik kecil tidak kekal
3.    Syirik besar menghapuskan seluruh amal perbuatan yang telah dikerjakannya sedangkan syirik kecil ia hanya menghapuskan perbuatan yang dilakukan karena riya’ dan niat duniawi.
4.    Syirik besar menghalalkan pelakunya akan darah & hartanya sedangkan syirik kecil tidak sampai menghalalkan darah dan harta pelakunya.

Bersambung Insya Allah,,,

0 komentar:

Poskan Komentar