Teknopreneurship 3

PEMBIAYAAN USAHA BARU

Kompetensi ialah kemampuan seseorang untuk menunjukkan suatu impian.
Semua orang bercita-cita untuk diatas, maka diperlukan adanya tangga, dan tangganya ialah kompetensi.
Sedangkan karakter diibaratkan dinding, sehingga harus pandai-pandai menempatkannya pada dinding yang mana akan dia sandarkan tangganya.

Bapak Mangkau mengisahkan sebuah kisah nyata, yakni Salah satu seorang sarjana Teknik Mesin di Universitas Muslim Indonesia, saat dia telah lulus, dia gelisah, karena tak ada pekerjaan. Kemudian disampaikanlah kepada Bapak Mangkau apa yang menjadi kegelisahannya. Setelah itu, ditawarkanlah untuk mengajar di SMK Penerbangan, karena bapak waktu itu terlalu sibuk. Lalu beliaupun akhirnya mengajar di SMK penerbangan tersebut.
Setelah mengajar disana selama beberapa bulan, kemudian diapun mengambil keputusan untuk mencicil sebuah motor.
Setelah motor itu lunas pencicilannya dan pada waktu itu kebetulan juga Computer City pun juga baru masa pembangunan, kebetulan di Computer City yang baru dibangun ini masih ada tempat kosong yang ditawarkan. Lalu diambillah lahan yang masih kosong itu dan menjual motor satu-satunya harta yang ia miliki.
Dia berani menukarkan motornya dengan lahan yang masih kosong, karena dia sudah bermimpi, bahwa dia akan sukses. Saat itu pula ketika uang dari motor itu kurang, maka diapun meminta bantuan kepada sanak keluarga untuk bisa membantunya. Termasuk Bapak Mangkau juga ikut membantu pendanaan ini.
Dan dia tau, dengan adanya modal tempat ini, maka para perusahaan komputer akan datang dengan sendirinya menawarkan barang mereka. Setelah Computer City selesai dibangun, kemudian benar bahwa para perusahaan komputer pun berdatangan dengan sendirinya memasukkan barang mereka.
Hari demi hari, satu demi satu komputernya banyak yang membeli, termasuk Bapak Mangkau sendiri juga membeli komputer dari Alumni Sarjana Teknik Universitas Muslim Indonesia ini. Bapak Mangkau adalah pembeli ke-lima yang telah membeli komputer dari tokonya.
Dan saat ini, tokonya pun kian meningkat dan sudah bisa dibilang sukses dengan usaha yang dia tekuni ini.
Dalam suatu pembiayaan, ada yang namanya titik dimana tidak rugi dan tidak untuk pula untung. Titik ini dinamakan titik impas.




•    Biaya Tetap (FC), ialah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang, tidak berubah dengan berubahnya biaya yang diproduksi.
Contoh : Sewa Gedung.
•    Variabel Cost (VC), ialah biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan suatu barang yang berubah dengan jumlah produksinya.
Contoh : Harga material
•    Harga (P), ialah Nilai yang ditawarkan kepada konsumen dari setiap unit produksi.
Contoh : Harga 1 kg briket.

0 komentar:

Poskan Komentar