AGAR DOA TERKABULKAN

1. Berusaha untuk mencari keutamaan-keutamaan waktu
Seperti, hari Arafah, hari jum’at, akhir malam pada sahur, antara adzan dan iqomah, bulan Ramadhan.
Dari Anas bin Malik ia berkata, bahwa Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya do’a antara adzan dan iqomah tidak ditolak Allah.”(HR. Tirmidzi)


2. Pada keadaan-keadaan tertentu
Misalnya pada saat berbuka puasa, sujud, safar.
Dari Ibnu Abbas ia berkata, Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ““Ketahuilah, aku dilarang untuk membaca al-Qur’an dalam keadaan ruku’ atau sujud. Adapun ruku’ maka agungkanlah Rabb azza wa jalla, sedangkan sujud, maka berusahalah bersungguh-sungguh dalam doa, sehingga layak dikabulkan untukmu.” (HR. Muslim)

    3 doa terkabul:
     - Do’a orang tua untuk anaknya (kebaikan maupun kecelakaan)
     - Do’a Musafir
     - Do’a saat didzalimi

3. Mengangkat kedua tangan
Dari Salman al-Farisi bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Rabb-mu (Allah) Ta’ala adalah maha pemalu lagi maha mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya (yang berdoa dengan) mengangkat kedua tangannya kepada-Nya kemudian Dia menolaknya dengan hampa.”(HR. Abu Dawud, At-Tirmdizi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)

4. Khusyu’
Tidak mengeraskan suara dan tidak terlalu mengecilkan

5. Menghadap Kiblat

6. Memelihara keikhlasan kita
Dari Abu Hurairah, Rosulullah bersabda,”Berdo’alah kalian kepada Allah dengan yakin doa kalian akan diijabah Allah.”(HR. Tirmdzi dan Hakim)

7. Dengan penuh kehinaan, pengharapan, diulangi 3x dan jangan langsung meminta jawaban Allah.
Dari Abu Hurairah, Rosulullah bersabda, “ Seseorang diantara kalian akan dijawab (doanya) selama kalian tidak tergesa-gesa, berkata:”Aku sudah berdoa tapi tidak dijawab Allah sehingga dia berhenti berdoa.”(Muttafaq ‘alaih)

8. Memulai dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Rosulullah, lalu mengutarakan do’anya.
Umar bin Khattab berkata, “Sesungguhnya do’a itu terhenti antara langit dan bumi dan tidak naik sampai ke Allah hingga ia bershalawat kepada Rosulullah.”

9. Senantiasa kembali kepada Allah, berdoa dalam keadaan lapang.

10. Memperbanyak taubat, mengembalikan harta yang kita cari dengan yang tidak benar, tinggalkan dari mendzalimi orang dan menjaga dari makan-makanan yang haram.
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anh, ia berkata : “Telah bersabda Rasululloh : “ Sesungguhnya Allah itu baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin (seperti) apa yang telah diperintahkan kepada para rasul, maka Allah telah berfirman: Wahai para Rasul, makanlah dari segala sesuatu yang baik dan kerjakanlah amal shalih. Dan Dia berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, makanlah dari apa-apa yang baik yang telah Kami berikan kepadamu.’ Kemudian beliau menceritakan kisah seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, berambut kusut, dan berdebu menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhan, wahai Tuhan” , sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana orang seperti ini dikabulkan do’anya".(HR. Muslim)

0 komentar:

Poskan Komentar