ADAB-ADAB SEORANG MUADZIN

Pemateri: Ust. Saiful Yusuf, Lc.
Tempat  : Masjid An-Nuur Sungguminasa
Hari/tgl  : Rabu/30 Januari 2008
1. Hendaklah dia mengharapkan wajah Allah dan tidak mengambil upah atas adzannya.

2. Hendaklah mengumandangkannya dalam keadaan suci hadats besar & kecil

3. Hendaklah mengumandangkannya dengan berdiri dan menghadap kiblat.

Ibnul Mundzir berkata, “Telah sepakat Ulama bahwa berdiri mengumandangkan adzan adalah sunnah.”
Dalam hadits juga disebutkan bahwa, “Ummatku (Ulama) tidak akan berijma’ dalam kesesatan.”

4. Memalingkan badan, leher dan dadanya kekanan pada saat mengucapkan hayy’alasshalah dan kekiri ketika mengucapkan hayy’alalfalah.

5. Memasukkan kedua jari telunjuknya pada kedua telinga (HR.Abu Dawud dan Ibnu Hibban)
6. Hendaklah mengeraskan suara

7. Hendaklah melambatkan adzan dan memotong tiap kalimat dan mempercepat iqomah

8. Tidak berkata-kata ketika Adzan

9. Hendaklah memisahkan antara adzan dan iqomah waktu / jarak antara iqomah dan adzan ditentukan imam.

10. Disunnahkan siapa yang adzan, dia juga yang iqomah

11. Larangan untuk meninggalkan masjid ketika adzan sudah dikumandangkan.

1 komentar:

Boros takbir mengatakan...

muadzin mengumandangankan adzan , tapi sebagian mengoak2kan takbir yang membuat kalimat ALLAHU AKBAR sesuatu yang mengerikan (BACA ) http://www.al-imancommunity.com/2011/04/boros-takbir.html

Poskan Komentar