Tabligh Akbar, Sabtu 25 Desember 2010

Sebelumnya minta maaf, jika banyak sekali kekurangannya. Karena atas keterlambatan kami mendatangi Acara tersebut,,,
Padahal uda terencana mau jadi peserta tercepat, Tapi Allah tak berkehendak,,,^_^

QS. As-Shaffat : 111

Aktualisasi perjuangan dan pengorbanan Nabi Ibrahim dan Keluarga “alaihimussalam” dalam Dakwah dan Tarbiyah

-          Perjuangan Dakwahnya
Orang yang beriman adalah orang yang memperjuangkan Agama Allah

QS. Al-Hujurat : 15
Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.

 Muhasabah Keimanan kita
Generasi Shalafusshalih, setelah,,,Para Sahabat yang sudah di izinkan untuk tidak ikut berperang, mereka tetap berkeinginan untuk ikut.

QS.At-Taubah : 122

Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.
Di stop, karena ada tugas lain. Ayat ini tidak cocok untuk ummat sekarang karena sedikit sekali orang yang mau berjuang, berbeda dengan para sahabat. Dimana mereka ingin semua berjuang. Para sahabat bukan saat berperang saja tampil berjuang, tapi sebelum berperang juga.

Kekurangan seorang da’i bukan halangan untuk berdakwah.
Para Sahabat selalu berusaha tampil di baris terdepan saat berperang.
Kontribusi dalam Dakwah.
Apa yang bisa kita berikan untuk dakwah, maka maksimalkan,,
Betapa pentingnya pembinaan keluarga dan merupakan bagian dari perjuangan.

Pelajaran dari Nabi Ibrahim
1.       Menemukan peran central dari seorang Ibu dalam pendidikan anak.
2.       Mengarahkan
3.       Faktor-faktor pendukung untuk pembinaan anak.

    * Dengan kepedulian
    * Kelemahlembutan

Bekerja sama dengan manajer keluarga (Istri)
a.       Tentramkan hati istri
b.      Banyak komunikasi
c.       Pandai mencari titik temu. Akal lebih cepat menemukan titiktemu daripada perasaan.

Semoga Bermanfaat,,

0 komentar:

Poskan Komentar