Keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua


Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, Islam adalah Agama yang paling sempurna diantara agama-agama yang lain. Islam telah mengatur semua sisi kehidupan kita, aturan itu ada tak lain dan tak bukan ialah demi kemaslahatan kita maupun orang lain. Islam juga telah mengatur hak-hak dan kewajiban Anak maupun orang tua.

Berikut akan kami coba paparkan keutamaan berbakti kepada orang tua kita, semoga setelah membacanya, kita bisa menjadi lebih berbakti kepada orang tua kita.

1. Berbakti kepada kedua orang tua adalah salah satu amal yang paling utama.
Sebagaimana hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim, dari sahabat Abu Abdirrahman Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, "Aku bertanya kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang amal-amal yang paling utama dan dicintai Allah ? Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, Pertama shalat pada waktunya (dalam riwayat lain disebutkan shalat di awal waktunya), kedua berbakti kepada kedua orang tua, ketiga jihad di jalan Allah."

2. Bahwa ridla Allah tergantung kepada keridlaan orang tua.
Dari Abdillah bin Amr bin Ash Radhiyallahu 'anhuma dikatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ridla Allah tergantung kepada keridlaan orang tua dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua" (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu HIbban, Hakim dan Imam Tirmidzi)

3. Berbakti kepada kedua orang tua dapat menghilangkan kesulitan yang sedang dialami.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Pada suatu hari tiga orang berjalan, lalu kehujanan. Mereka berteduh pada sebuah gua di kaki sebuah gunung. Ketika mereka ada di dalamnya, tiba-tiba sebuah batu besar runtuh dan menutupi pintu gua. Sebagian mereka berkata pada yang lain, 'Ingatlah amal terbaik yang pernah kamu lakukan'. Kemudian mereka memohon kepada Allah dan bertawassul melalui amal tersebut, dengan harapan agar Allah menghilangkan kesulitan tersebut. Salah satu diantara mereka berkata, "Ya Allah, sesungguhnya aku mempunyai kedua orang tua yang sudah lanjut usia sedangkan aku mempunyai istri dan anak-anak yang masih kecil. Aku mengembala kambing, ketika pulang ke rumah aku selalu memerah susu dan memberikan kepada kedua orang tuaku sebelum orang lain. Suatu hari aku harus berjalan jauh untuk mencari kayu bakar dan mencari nafkah sehingga pulang telah larut malam dan aku dapati kedua orang tuaku sudah tertidur, lalu aku tetap memerah susu sebagaimana sebelumnya. Susu tersebut tetap aku pegang lalu aku mendatangi keduanya namun keduanya masih tertidur pulas. Anak-anakku merengek-rengek menangis untuk meminta susu ini dan aku tidak memberikannya. Aku tidak akan memberikan kepada siapa pun sebelum susu yang aku perah ini kuberikan kepada kedua orang tuaku. Kemudian aku tunggu sampai keduanya bangun. Pagi hari ketika orang tuaku bangun, aku berikan susu ini kepada keduanya. Setelah keduanya minum lalu kuberikan kepada anak-anaku. Ya Allah, seandainya perbuatan ini adalah perbuatan yang baik karena Engkau ya Allah, bukakanlah. "Maka batu yang menutupi pintu gua itupun bergeser".(HR.Bukhari & Muslim)

4. Bersilaturrahim kepada orang tua sebab dilapangkan Rizki dan dipanjangkan umur.
Dari sahabat Anas Radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang suka diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi"(HR.Bukhari & Muslim)

5. Dimasukkan ke jannah (surga) oleh Allah subhanahu wata'ala.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Ada tiga golongan yg tdk akan masuk surga dan Allah tdk akan melihat mereka pada hari kiamat yakni anak yg durhaka kpd kedua orang tuanya,..."(HR.Hakim & Baihaqi)
Semoga bermanfaat, terutama untuk diri kami pribadi. ^_^

0 komentar:

Poskan Komentar